Rekomendasi Game Pekan Ini: Hades

Ada sebuah game menarik meski sorotannya tak seperti banyak game lain yang hadir pada 2020. Namanya Hades, rekomendasi game EXP pekan ini.
Hades
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Semua bicara soal The Last of Us Part II hingga Among Us. Walau begitu, 2020 tak cuma tentang mereka. Ada game menarik lain meski sorotannya tak sekencang yang kami sebut sebelumnya. Namanya Hades, rekomendasi game EXP pekan ini.

Kita sudah bisa mencicipi early access game tersebut sejak 2018, tetapi baru September tahun lalu versi penuhnya rilis. Ia hadir lewat sentuhan ajaib developer indie kenamaan asal Amerika, Supergiant Games.

Buat Supergiant, Hades adalah game yang betul-betul berbeda. Jika Pyre berkaitan dengan olahraga, lalu Transister adalah RPG yang intens, Hades hadir dengan gaya roguelike yang acak dan terus berputar.

Supergiant menyajikan keacak-acakan tersebut lewat narasi yang apik dan menyenangkan. Inilah yang membentuk Hades menjadi sebuah game komplet yang rasanya tak pernah kita coba.

Baca juga:  Review Game Unravel vs Little Nightmares 2: Mending Mana?

Dalam mitologi Yunani, Hades adalah salah satu dewa yang cukup populer. Bangsa Romawi mengenalnya sebagai Pluto. Ia anak laki-laki tertua dari pasangan Kronos dan Rhea.

Namun, bukan Hades yang jadi karakter utama. Kita justru akan memerankan anaknya yang bernama Zagreus. Sosok ini cuma punya satu misi: Ia ingin kabur dari Underworld guna menuju Olympus.

Kita akan menuntun Zagreus untuk mencapai misinya itu. Bukan hal mudah sebab seperti neraka, Underworld terbagi menjadi beberapa tingkat. Ada tantangan berbeda pada tiap tingkatan yang dilalui.

Zagreus juga mesti menghadapi para ksatria bawahan Hades. Ini jadi ujian tersulit yang akan Zagreus lalui. Untungnya, dewi-dewi Olympus selalu bersedia untuk meminjamkan kekuatan. 

Baca juga:  The Textorcist, Kala Skill Mengetik Jadi Kunci untuk Mengusir Setan

Suatu kali Zagreus mungkin saja mati karena gagal dalam salah satu rintangan atau kalah dari para ksatria Hades. Namun, yang namanya anak dewa, kematian bukan masalah. Ia selalu mampu bangkit lewat kolam darah. 

Kebangkitan tersebut sayangnya akan membawa kita kembali ke awal perjalanan. Ini yang menyebalkan, apalagi kalau kita sudah berada di tingkatan terakhir setelah melewati banyak rintangan sulit.

Terlepas dari itu, Hades tak berbeda dengan game roguelike lain yang kerap menyajikan jalan cerita yang semakin maju. Yang membedakan, Supergiant memberi opsi level atau tingkat kesulitan permainan.

Hal tersebut membuat Hades tak terasa membosankan. Justru, game ini betul-betul nagih. Tak heran jika The Game Awards 2020 mengganjarnya sebagai Best Game Action dan Best Independent Games sekaligus.

Baca juga:  Rekomendasi Game Pekan Ini: Death and Taxes

Penghargaan itu jadi bukti bahwa klaim kami pada paragraf awal bukan sesuatu yang berlebihan. Untuk menikmati keseruan Hades, kamu bisa memainkannya lewat PC dan Nintendo Switch.