Obituari: Eric Engstrom Tiada, DirectX Abadi

Kita berutang banyak pada Eric Engstrom lewat karya-karyanya, terutama DirectX. Program inilah yang memudahkan developer menciptakan game.
Eric Engstrom
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Kita berutang banyak pada Eric Engstrom. Ialah salah satu sosok yang memudahkan para developer menciptakan game yang hari ini banyak kita mainkan.

Kita sedang bicara tentang DirectX. Ini adalah kumpulan API (Application Programming Interface) atau penghubung antarmuka yang berguna untuk menangani tugas-tugas dalam pemrograman, khususnya game PC di sistem operasi Windows.

Dahulu, para developer mesti menuliskan tiap detail instruksi saat membuat game. Bentuknya macam-macam tetapi sebagian besar yang berhubungan dengan hardware. Misal, instruksi untuk mengakses VGA Card hingga perangkat suara.

Skema demikian bikin proses pengembangan berlarut-larut. Nah, di sinilah fungsi DirectX. Dengan program ini developer tak perlu lagi menuliskan instruksi kala membuat game. Mereka cukup menggunakan API yang telah tertanam di dalamnya.

Baca juga:  Kenapa Xbox Kalah Populer dari PlayStation di Indonesia?

Jangan salah. Kendati program ini khusus untuk para developer, sebagian dari kita tentu familier. Saat menginstal game tertentu, misalnya, jendela pada layar installer kerap memastikan apakah komputer kita sudah terpasang program itu atau belum.

Maka, kita benar-benar berutang kepada para penciptanya. Benar sekali, sosok itu adalah Engstrom.

Kisahnya bermula pada 1994. Waktu itu Alex St. John meminta bantuan Engstrom dan seorang rekan lagi, Craig Esler, untuk menciptakan sebuah game di sistem operasi Windows 95. Pada momen inilah ketiganya menggarap DirectX.

John, Esler, dan Engstrom bekerja untuk Microsoft. Namun, upaya mereka malah kurang mendapat dukungan. Brad Silverberg, kepala divisi Windows kala itu, bahkan sampai harus berjuang keras meyakinkan atasannya agar mereka bertahan.

Baca juga:  Game di Nigeria: Minimnya Akses Internet Jadi Penghambat

Untungnya, perjuangan Silverberg berhasil dan kita tahu apa yang terjadi berikutnya.

DirectX mulai mendapat dukungan. Apa yang program ini tawarkan bahkan mampu menyulap Windows jadi platform andalan untuk game PC. Ini pula yang membuka jalan Microsoft untuk mengembangkan konsol Xbox di kemudian hari.

Sumbangsih Engstrom sendiri tak cuma itu. Sosok kelahiran 25 Januari 1965 ini juga punya peran besar dalam pengembangan Windows Mobile serta iklan untuk sebagian layanan Microsoft lewat start-up Wildseed yang ia rintis.

Eric Engstrom meninggal dunia

Lagi-lagi 2020 merenggut sosok berharga dalam hidup kita. Kali ini, sosok itu adalah Eric Engstrom. Salah satu pencipta DirectX ini meninggal dunia akibat komplikasi setelah mengalami cedera yang cukup parah. Demikian Engadget melaporkan pada Senin (14/12/2020).

Baca juga:  Kisah-kisah tentang Konsol Game yang Gagal di Pasaran

Dunia game lantas berduka. Meski begitu, karya-karya yang pernah ia ciptakan, terutama DirectX, bakal terus berguna bagi kita semua. Karena itulah ia abadi. Selamat jalan Engstrom…