Review Mass Effect Legendary Edition: 3 Hal yang Bisa Kita Pelajari

Game lawas yang diremaster. Apakah layak kita mainkan?
Mass Effect Legendary Edition
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Bioware mendapat pujian setinggi langit berkat kerja keras mereka dalam mengembangkan trilogi Mass Effect pertama. Yang menonjol nyaris pada semua aspek: Gameplay, grafis, cerita. Tak ayal jika seri yang pertama kali hadir di Xbox 360 ini disebut-sebut sebagai legenda.

Premisnya, umat manusia yang sudah berhasil mengeksplorasi ruang angkasa mendapat sebuah ancaman kuno dari The Reaper. Ras ini konon telah mengakibatkan kepunahan pada banyak peradaban setiap 50 ribu tahun sekali. Misi kita adalah menghentikan para Reaper tersebut.

Per Juni ini, game dengan cerita legendaris itu bisa kita nikmati kembali dengan sentuhan yang jauh lebih modern. Tajuknya adalah remaster dengan judul Mass Effect Legendary Edition. Pada game ini, kita bisa memainkan tiga judul Mass Effect sekaligus dalam satu bundling khusus.

Dibanderol seharga Rp800 ribuan, apakah game ini layak untuk kita mainkan?

Cara yang menyenangkan untuk bernostalgia

Menghadirkan kembali judul lama adalah praktek yang lazim di industri video game. Biasanya, hal ini akan diiringi dengan sejumlah embel-embel. Mulai dari remake, reboot, hingga remastered. Agar lebih menjual, akan terselip tajuk peningkatan grafis atau semacamnya.

Baca juga:  Rekomendasi Game Pekan Ini: Islanders

Lewat judul Mass Effect, EA juga membawa tema nostalgia. Namun, tak ada embel-embel peningkatan grafis. Tentu hal ini coba mereka sajikan, tetapi bukan sebagai jualan utama. EA memilih cara yang terbilang jauh lebih menarik ketimbang sekadar mempromosikan peningkatan grafis.

Edisi nostalgia yang diberi nama Mass Effect Legendary Edition ini menjadikan tiga game utama Mass Effect (plus 40 DLC) dalam satu bundling khusus. Kamu bebas memainkannya secara acak. Entah mulai dari edisi pertama dulu atau pun kedua dan edisi ketiga.

Buat penikmat seri lawasnya, kehadiran paket bundling remaster ini adalah cara yang menyenangkan untuk bernostalgia. Mereka bisa memainkan semua serinya tanpa perlu membeli gamenya satu per satu. Begitu pula dengan gamer yang benar-benar baru pertama kali menjajal Mass Effect.

Game lawas tak bakal membosankan jika memang bagus

mass effect legendary edition

Mass Effect adalah salah satu game yang punya peran penting dalam membawa game aksi menuju ke arah baru. Saat pertama rilis pada 2007, orang-orang terpeseona pada kedalaman cerita dan petualangan ruang angkasa yang seru dan menyenangkan.

Baca juga:  Rekomendasi Game MotoGP Terbaik untuk Android

Pada versi remaster ini, semua keseruan itu masih terasa. Tak tercium bau-bau usang. Kesannya malah semakin ciamik mengingat ada sejumlah perubahan yang ditawarkan. Salah satunya tentu saja dari aspek grafis. Pada versi ini, grafis yang disajikan meningkat berkali-kali lipat.

Mass Effect Legendary Edition juga menawarkan kustomisasi karakter, sesuatu yang akrab dengan game-game masa kini. Versi originalnya pun sebetulnya juga menyajikan hal serupa. Namun, kustomisasi pada seri ini tampak lebih luas daripada versi originalnya.

Lebih jauh, aspek gameplay juga mengalami beberapa penyesuaian agar relevan dengan mekanisme game masa kini. Misalnya, saat bertarung melawan musuh, kontrolnya jauh lebih kompleks. Ada pula beberapa tambahan equipment dan beberapa aspek kekuatan pada karakter.

Baca juga:  itemPlay: Nyobain Omega Legends yang Konon Mirip Apex Legends

Gameplay dan grafis bisa hilang ditelan zaman, cerita tidak

mass effect legendary edition

Meski mengalami sejumlah modernisasi, beberapa hal dari Mass Effect masih terasa agak lawas. Aspek grafis, misalnya, yang terlihat agak kaku. Begitu pula dengan gameplay, terutama berkaitan dengan kontrol senjata, yang tidak seluwes game third-person modern.

Hal demikian tidak terjadi pada aspek cerita. Semuanya tersaji secara detail, berkesinambungan, dan penuh dengan konflik yang membuatnya tak terasa hambar. Keberadaan tiap karakternya juga sangat kuat. Bahkan, rasanya kita rela-rela saja meluangkan waktu untuk membaca tiap percakapan yang hadir.

Pada akhirnya, semua yang tersaji di Mass Effect Legendary Edition kian membuktikan status Mass Effect sebagai salah satu game terbaik dua dekade terakhir. Ia memang game lawas, tetapi kesan itu tak bakal kita rasakan saat memainkannya. 

***

Beli voucher Steam Wallet, ya di itemku! Udah hemat, gampang, cepat pula. Langsung cus aja!

Untuk press release, iklan, dan kerja sama lainnya dapat mengirim email ke anggasp@fivejack.com.

Rekomendasi