Xepher, Mama Aku di TI
in ,

‘Mama Aku di TI’ Viral karena Celetukan Xepher

Mama Aku di TI – Lanjutan The International ke-10 atau TI10 Dota 2 menyisakan cerita menarik. Pasalnya, pemain asal Indonesia dengan nickname Xepher mencuri perhatian lewat sepotong ucapannya.

Beli item DOTA 2 termurah hanya di itemku. Udah hemat, gampang, cepat pula! Klik di sini untuk mulai belanja. Jangan lupa ikuti akun Instagram dan Twitter EXP untuk konten menarik lainnya.

Xepher adalah pemain tim asal Korea Selatan, T1. Kala itu ia bersama rekan-rekannya baru saja mengalahkan Alliance dengan skor 2–0. Tepat usai pertandingan inilah sebuah kalimat keluar dari mulut Xepher.

Tatkala seorang host memintanya untuk memberikan pesan-pesan kepada para penggemar di pengujung sesi wawancara, Xepher malah berkata seperti ini dalam bahasa Indonesia, “Mama aku di TI.”

Baca juga:  Daftar Nama Hero Dota 2 dan Sebutannya

Si host langsung tertawa mendengar ucapan roster T1 tersebut karena sama sekali tak mengerti apa maksudnya. Namun tak lama berselang, kalimat yang Xepher ucapkan langsung viral. Tak hanya di Indonesia, tetapi juga di negara lain.

Tentu saja, kalimat tersebut merujuk pada keinginan si pemain untuk menunjukkan kepada ibunya bahwa ia kini ada di TI. Terlebih, pemain bernama asli Kenny Deo itu bermain untuk tim sekelas T1.

TI atau The International sendiri adalah turnamen esports Dota 2 terbesar yang pernah ada. Ini adalah ajang yang menjadi tempat berkumpulnya tim-tim dan para pemain esports ternama dari seluruh penjuru dunia.

Baca juga:  Akankah Dota 2 Mati?

Pada tiap edisinya, The International selalu menyajikan total hadiah mencengangkan. TI10 yang berlangsung sejak 7 Oktober 2021 ini bahkan menjadi ajang esports dengan hadiah terbesar sepanjang sejarah esports.

Turnamen itu menyertakan prize pool sebesar 40 juta dolar Amerika Serikat atau sekitar Rp581,8 miliar. Ada 12 tim esports yang akan bertanding memperebutkan hadiah mencengangkan tersebut.

Bukan hanya Xepher

Bukan hanya Xepher pemain asal Indonesia yang berlaga di The International 10. Ada pula Matthew Filemon atau Whitemon. Seperti Xepher, Whitemon juga tergabung dalam tim Dota 2 T1.

Mereka menjadi pemain Indonesia pertama yang tampil di ajang esports terbesar ini. Xepher bergabung dengan T1 pada November 2020, sedangkan Whitemon bergabung pada Januari 2021.

Baca juga:  Sepenting Apa Aspek Fisik bagi Atlet Esports?

Berperan sebagai support, Xepher yang menempati posisi 4 dan Whitemon di posisi 5 akan bahu-membahu bersama para pemain seperti Kuku, Karl, dan 23Savage di The International ke-10 ini.

Semua pertandingan digelar di stadion Arena Nationala Bucharest, Rumania, yang berkapasitas 55 ribu penonton. Namun, kita hanya bisa menyaksikan semua kiprah Xepher dan Whitemon lewat live streaming.

Sejauh ini, kiprah keduanya bersama T1 terbilang impresif. Kemenangan atas Alliance jadi bukti. Jika berhasil mengakhiri turnamen sebagai juara, bukan tidak mungkin ucapan seperti ‘Mama aku di TI’ kembali terdengar.

Tinggalkan Balasan