Kesebelasan Karakter Video Game: Ada Lady Dimitrescu

Pernah membayangkan bagaimana jika karakter video game terkenal membentuk kesebelasan sepak bola? Kami coba mewujudkannya lewat artikel ini.
Resident Evil Village, game yang rilis pada Mei 2021.
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Pernah membayangkan bagaimana seandainya karakter video game terkenal membentuk kesebelasan tim sepak bola? Kami coba mewujudkannya lewat artikel ini. Ada nama-nama terkenal macam Joel Miller (The Last of Us), CJ (GTA San Andreas) hingga Lady Dimitrescu(Resident Evil Village).

Dengan skema dasar 4–3–3, berikut susunan pemain selengkapnya.

Kiper: Ozumat (World of Warcraft)

Karakter yang paling cocok untuk mengisi pos penjaga gawang adalah Ozumat, musuh terakhir penjara bawah tanah Throne of the Tides di Warcraft. Sebagai monster cumi-cumi, dia punya delapan tentakel yang bakal berguna buat menghalau bola hasil sepakan lawan.

Dua bek tengah: Lady Dimitrescu (Resident Evil Village), Master Chief (Halo)

Sosok terbaik untuk mengisi pos bek tengah adalah mereka yang bertubuh tinggi-besar. Enggak ada karakter game yang lebih sesuai buat ngisi peran tersebut selain Lady Dimitrescu (Resident Evil Village), karakter yang baru-baru ini mencuri perhatian warganet.

Baca juga:  5 Game yang Paling Diantisipasi Kedatangannya pada Februari

Dengan tinggi yang mencapai 2,9 meter lebih dan sosoknya yang bisa tiba-tiba menyeramkan, pertahanan tim bakal aman dari serangan lawan. Terlebih, sosok vampir wanita ini bakal berduet dengan pemilik tinggi 2,1 meter, Master Chief (Halo), di jantung pertahanan.

Bek sayap: Sonic (Sonic the Hedgehog), Scorpion (Mortal Kombat)

Banyak sekali karakter game yang terkenal karena kecepatannya, tetapi Sonic adalah yang paling ikonik. Pada versi orisinalnya, kecepatan Sonic melebihi 767 mil per jam. Atribut itu cocok untuk mengisi pos bek sayap yang dituntut cepat merangsek ke depan maupun membantu pertahanan.

Jika Sonic terkenal cepat karena bisa lari secepat kilat, Scorpion lain lagi. Salah satu karakter populer Mortal Kombat ini punya kemampuan teleportasi. Tiap kali timnya diserang lawan, Scorpion yang baru saja membantu lini depan bisa langsung berada di pertahanan seketika.

Gelandang: Joel Miller (The Last of Us), Arthur Morgan (Red Dead Redemption), CJ (GTA San Andreas)

Dalam skema 4–3–3, ketiga gelandang punya peran yang amat penting dan mesti saling melengkapi. Setelah melihat sana-sini, kami rasa karakter game yang paling cocok untuk mengisinya adalah Joel Miller (The Last of Us), Arthur Morgan (Red Dead Redemption), dan CJ (GTA San Andreas).

Baca juga:  Link Download X8 Speeder Tanpa Iklan Terbaru

Joel yang di The Last of Us selalu berusaha menyelamatkan Ellie (bahkan pas tubuhnya tertusuk besi) punya cover area yang luas. Ia juga seorang ahli strategi dan penyelundup andal yang sepertinya berguna buat nyelundupin bola ke arah tiga penyerang di lini depan.

Adapun, Morgan terkenal sebagai penembak ulung. Bahkan, konon dia lebih jago ketimbang John Marston. Dengan kemampuannya ini, Morgan bisa memberi kejutan buat lawan lewat umpan-umpan matang atau bahkan sepakan dari luar kotak penalti. 

Sosok terakhir adalah CJ. Jika dua nama sebelumnya menonjol dalam hal distribusi bola, CJ bertugas melakukan tugas-tugas kotor buat ngamanin lini tengah. Mau gimana lagi, CJ memang identik dengan hal-hal macam itu di GTA San Andreas.

Penyerang: Faith Connors (Mirror’s Edge), Agent 47 (Hitman), Kratos (God of War)

Kratos, God of War

Di Mirror’s Edge, Faith Connors terkenal sebagai sosok yang jago parkour. Dia bisa meliuk-liuk melewati rintangan hingga melompati dinding tinggi dengan gerakan-gerakan akrobatik. Karakterisik seperti itu mirip penyerang sayap kiri yang gemar melewati hadangan lawan.

Baca juga:  Mengenal Saweran, Salah Satu Cara Streamer Menghasilkan Uang

Connors akan bahu-membahu dengan Kratos dan Agent 47. Kratos yang terkenal cepat, kuat, dan pernah bertarung melawan banyak dewa cocok mengisi pos penyerang kanan. Dia enggak jago ‘gocek’ kayak Connors, tapi kekuatan dan kecepatannya udah cukup untuk menembus segala jenis pertahanan.

Sementara, Agent 47 bakal berperan sebagai penyerang tengah. Penampilannya biasa saja dengan jas dan kemeja rapi. Tapi, jangan salah, Agent 47 adalah pembunuh berdarah dingin. Dia bahkan bisa membunuhmu tanpa bersuara sedikit pun. Kalau di sepak bola, Agent 47 mirip sama Filippo Inzaghi yang bisa cetak banyak gol meski kesannya enggak jago-jago amat.

***

Seperti itu bayangan kami seandainya karakter video game membentuk kesebelasan tim sepak bola. Dengan susunan demikian, kayaknya udah bisalah ya bersaing sama tim-tim kuat macam Bayern Muenchen atau Liverpool.