Cyberpunk 2077
in

Kasus Cyberpunk 2077 dan Gugatan Hukum Lain di Dunia Game

Setelah mendapat banyak kritik, kini Cyberpunk 2077 dituntut.

Habis jatuh tertimpa tangga. Itulah yang terjadi pada Cyberpunk 2077. Belum beres ribut-ribut akibat banyaknya bug yang tersebar, game tersebut kini mendapat gugatan hukum dari salah satu investornya.

CNBC melaporkan, investor bernama Andrew Trampe menggugat perusahaan dan eksekutif pengembang Cyberpunk 2077, CD Projekt Red (CDPR), secara hukum di Pengadilan Federal Los Angeles, Amerika Serikat.

Trampe menilai CDPR berlebihan dalam memasarkan Cyberpunk 2077 dengan berbagai informasi yang positif. Pada akhirnya, permintaan pada game dan harga saham CDPR meroket selama berbulan-bulan.

Menurut Trampe, hal tersebut seolah jadi klaim yang menyesatkan, terlebih ketika CDPR mengatakan bahwa game besutannya sudah komplet dan layak dimainkan.

“Pernyataan tergugat tentang bisnis, operasi, dan prospeknya, secara material salah dan menyesatkan dan/atau tidak memiliki dasar yang masuk akal,” bunyi gugatan itu.

Baca juga:  Kilas Balik 2020: 5 Game Paling Mengecewakan Tahun Ini
Cyberpunk 2077

Cyberpunk 2077 bukan satu-satunya. Dalam dunia game, ada sejumlah game ataupun studio lain yang pernah mendapat gugatan hukum ke pengadian. Inilah beberapa di antaranya.

Lindsay Lohan Menuntut GTA V

Tak lama setelah GTA V rilis, aktris Lindsay Lohan mengajukan tuntutan kepada Rockstar. Muasalnya karena keberadaan salah satu karakter yang menurut aktris Mean Girls ini mirip dengan dirinya.

Saat gugatan sudah melayang, ternyata tak ada pelanggaran yang terjadi. Rockstar menyebut bahwa model yang ia gunakan untuk karakter itu adalah Shelby Welinder. Rockstar bahkan menunjukkan perjanjian kontraknya.

Baca juga:  Parakacuk dan Misi Besar Gamecom Team

Fallout 4 Digugat karena Bikin Ketagihan

Seorang pria asal Krasnoyarsk, Rusia, mengajukan gugatan kepada Bethesda, pengembang Fallout 4. Gara-garanya, game tersebut membuat ia ketagihan dalam tingkat yang super akut.

Bayangkan, katanya, selama tiga minggu berturut-turut ia meninggalkan pekerjaan dan keluarga. Krasnoyarsk lantas menuntut Bethesda dan meminta ganti rugi atas gangguan emosinya sebesar Rp97 juta.

PUBG vs Fortnite

Sekitar 2018, PUBG dan Fortnite adalah seteru panas di ranah game battle royale. Pengembang PUBG bahkan pernah menuntut game besutan Epic Games itu karena dinilai melakukan pelanggaran hak cipta.

Menurut mereka, konsep Battleground pada Fortnite adalah hasil plagiasi gameplay PUBG. Meski begitu, tak lama setelah gugatan dilayangkan, pihak PUBG mencabutnya tanpa membeberkan alasan.

Baca juga:  5 Game Low Budget yang Sukses di Pasaran

Pelanggaran Hak Cipta di Guitar Hero

Salah satu game legendaris milik Activision, Guitar Hero, pernah mendapat gugatan hukum karena melanggar hak cipta. Pihak yang menuntut adalah band rock asal Amerika Serikat, The Romantics.

Activision lewat game tersebut memasukkan lagu What I Like About You dalam bentuk cover. The Romantics menilainya sebagai pelanggaran hak cipta dan meminta Activision untuk menghapus lagu tersebut dari game.

***

Itulah beberapa kasus gugatan hukum yang pernah terjadi di dunia game. Menurutmu, mana yang paling menarik?

Tinggalkan Balasan