it takes two
in

4 Hal yang Bisa Kita Pelajari dari It Takes Two

Game-game co-op selalu memiliki pesona yang menarik. Masih ingat dengan Brothers: A Tale of Two Sons? Ini adalah salah satu game co-op terbaik yang saya mainkan. Selain punya cerita yang menarik, game ini menunjukkan bahwa kita dapat meraih banyak hal jika bekerja sama. It Takes Two, yang rilis Maret kemarin, coba membawa konsep itu dengan cara yang jauh lebih menarik.

Kisahnya bermula dari pasangan Cody dan May yang hendak bercerai. Rose yang merupakan anak keduanya menentang rencana itu. Lantas, Rose memanjatkan doa agar ayah dan ibunya tetap bersama. Doanya terkabul, tetapi mereka malah berubah menjadi boneka. Cody menjadi boneka yang terbuat dari tanah liat, sedangkann May menjadi boneka kayu.

Dua boneka itulah yang bakal kamu mainkan. Karena ini game co-op, kamu harus memainkannya bersama orang lain. Satu memerankan Cody, satunya lagi May. Akan banyak hal menarik yang bisa kamu temukan selama game berlangsung. Saya merangkum beberapa di antaranya.

Arti kerja sama yang sesungguhnya

Kamu ingin mempererat hubungan dengan seserang? It Takes Two bisa menjadi pilihan yang oke. Membawa unsur co-op, game ini mau tak mau harus kamu mainkan bersama orang lain, dan sebaiknya dengan orang terdekat, misalnya pasangan. Kalau punya, sih. Ckck..

Sepanjang game, kamu akan berhadapan dengan banyak rintangan. Semuanya benar-benar harus dikerjakan bersama-sama karena co-op adalah tema utama game ini. Terbiasa di-cover mulu? Maka game ini tak cocok untukmu. Singkat kata, kamu mau pun pasangan tak bisa berleha-leha.

Baca juga:  Rekomendasi Game Pekan Ini: Islanders

Penting bagi kamu untuk menggunakan headset dan microphone agar komunikasi dengan kawan main bisa terus terjaga. Oiya, perlu dipersiapkan pula jaringan internet yang bagus. Salah-salah, hubunganmu malah jadi kacau, alih-alih bertambah harmonis. 

Lagi-lagi: Map yang kaya > map yang luas

Dunia terpesona dengan kekayaan map Resident Evil Village. Pada game itu tiap-tiap bagian di dalam map sangat berkarakter sehingga menambah keseruan bermain. Semakin komplit saja karena selain berkarakter, map di Resident Evil Village juga lumayan luas. 

It Takes Two juga demikian. Game ini terdiri dari beberapa level yang tiap bagiannya punya karakter berbeda. Ada level kamar tidur yang mapnya menyerupai ruang angkasa, misalnya. Kemudian ada level pohon yang juga berisikan hal-hal yang tak kalah menarik.

Baca juga:  itemPlay: Nyobain Omega Legends yang Konon Mirip Apex Legends

Selain itu, tiap-tiap level tersebut menyajikan gameplay yang berbeda. Di level tertentu kita akan mendapat gameplay platformer. Pada level lain bentuknya adalah third-person shooter. Penyajian seperti ini memberi pengalaman gaming yang berbeda dan lebih menyenangkan.

Game tak perlu realistis, cuma perlu imajinasi

Beberapa game mendapat pujian karena keberhasilannya menyajikan sesuatu secara realistis. Tentu, ini hal positif yang memang layak dipuji. Namun, tak selamanya kesan realistis jadi aspek utama. Untuk beberapa hal, terkadang developer hanya perlu menambahkan banyak imajinasi.

It Takes Two membawa imajinasi tersebut dalam tingkat yang tak terbatas. Dari konsepnya saja sudah sangat imajinatif. Kamu akan berperan sebagai sepasang manusia yang terjebak dalam bunuh boneka. Gameplay yang hadir lantas mengikuti, begitu pula dengan latar tempatnya.

Tak berhenti di situ. Kamu juga akan menemui banyak unsur magis yang membuktikan betapa imajinatifnya It Takes Two. Dalam hal ini, kamu akan bertualang di banyak tempat yang tak terbatas pada dunia nyata, tetapi juga tempat-tempat yang berunsur magis.

Baca juga:  Apa Itu Atrasis Free Fire?

Game cinta-cintaan juga bisa ramah anak

Kata siapa game cinta-cintaan tak cocok buat anak-anak? It Takes Two membuktikan bahwa game bertema seperti itu cocok dimainkan oleh semua usia. Pertama-tama, karena tampilan visual imajinatif yang rasanya cukup identik dengan film-film animasi Pixar. 

Kedua, kisah percintaan pada game ini terasa sangat hangat dan bahkan cenderung lebih seperti game tentang keluarga. Kamu sudah punya anak dan anakmu ingin dibelikan game baru? It Takes Two bisa jadi pilihan. Terlebih, game ini bisa kamu mainkan bersama-sama. Lumayan untuk mengisi akhir pekan bersama sang anak.

Sekadar informasi, It Takes Two menawarkan opsi Buy 1 Get 1 Free dalam bentuk Friend Pass. Jika membeli game ini, kamu bisa memberi akses kepada orang lain tanpa harus membelinya. Meski begitu, perlu diingat bahwa It Takes Two tidak mendukung online crossplay. Jadi, kamu hanya bisa bermain dengan sesama pengguna PC atau konsol.

***

Beli voucher Steam Wallet, ya di itemku! Udah hemat, gampang, cepat pula. Langsung cus aja!

Untuk press release, iklan, dan kerja sama lainnya dapat mengirim email ke anggasp@fivejack.com.

Tinggalkan Balasan

GIPHY App Key not set. Please check settings