Inilah Alasan Kenapa This War of Mine Layak Dijadikan Media Pembelajaran

Ada sebuah game yang menurut saya sangat cocok untuk dijadikan sebagai media pembelajaran. Game tersebut berjudul This War of Mine, sebuah game bertema perang yang diambil dari kisah nyata.

Beli voucher Google Play termurah hanya di itemku. Udah hemat, gampang, cepat pula! Klik di sini untuk belanja dengan harga diskon.

Mungkin kamu berpikir bagaimana caranya sebuah game perang bisa dijadikan media pembelajaran. Penasaran? Yuk. simak pembahasan saya berikut ini!

Mungkin kamu berpikir bagaimana caranya sebuah game perang bisa dijadikan media pembelajaran, meskipun This War of Mine bertema perang namun game ini memiliki gameplay yang unik, Penasaran? yuk simak pembahasan saya berikut.

Apa Itu This War of Mine?

This War of Mine merupakan sebuah game survival-2D Garapan 11 bit studio asal Polandia yang dirilis untuk PC dan smartphone. This War of Mine membawakan sebuah cerita tentang perang berdasarkan kisah nyata dari perang Sarajevo antara tahun 1992-1996 yang melibatkan antara Bosnia Herzegovina dan Yugoslavia di kota Sarajevo. Perang ini mengakibatkan banyak warga sipil yang menjadi korban.

Meski bercerita tentang peperangan, di game ini kamu bukanlah seorang prajurit maupun komandan yang bertugas di medan perang. Kamu hanyalah warga sipil yang berusaha bertahan hidup dari kejamnya peperangan.

Kamu akan berperan sebagai warga sipil, dan di awal cerita nantinya kamu akan diberi pilihan untuk mengambil cerita seperti apa dan di setiap cerita akan diberikan karakter yang berbeda beda. Kamu akan dibuat benar benar merasakan sulitnya hidup dalam kondisi perang: Tidak ada makanan, tidak ada minuman, dan tidak memiliki tempat tinggal yang layak.

Kenapa This War of Mine?

Ketika bermain game perang, mungkin kamu akan merasakan sensasi serunya adu tembakan dengan musuh. Namun, This War of Mine memberikan kamu sebuah sudut pandang baru mengenai perang. Game ini akan mengajak kamu hidup di tengah-tengah kerusuhan perang di mana kamu tidak akan menemukan kebahagiaan atau kegembiraan.

Bisa dibilang game ini merupakan simulasi bertahan hidup. Kamu juga akan melakukan aktivitas harian seperti makan, tidur, memasak dan sebagainya tentunya siang dan malam memiliki aktivitas yang berbeda.

Jika kamu bertindak tanpa berpikir panjang, bisa saja karakter yang kamu mainkan mati karena jatuh sakit atau tertembak peluru ketika mencari makanan di luar tempat perlindungan. Jalan yang sepi bisa saja mematikan dan tempat ramai bisa saja aman untuk dilewati. Semua itu bisa saja terjadi karena kamu tidak tahu di mana para tentara bersembunyi.

Dan itu baru sebagian kecil kengerian yang bisa terjadi. Masih banyak hal lain yang bisa kamu dapatkan ketika bermain game ini. Dengan simulasi yang nyata tersebut, game ini bisa membuat kita lebih paham akan situasi perang.

Kelamnya Perang

Kebahagiaan, kegembiraan, senyuman, dan semua hal yang indah tidak akan kamu temukan. Hanya ada kengerian tiada akhir. Itulah perang yang coba digambarkan oleh game ini.

Kamu akan belajar banyak hal bahwa perang bukanlah aksi tembak-tembakan yang seru dan penuh aksi. Tidak ada respawn, tidak ada check point, tidak ada save game. Di sini kamu akan tahu betapa berharganya sebuah nyawa seseorang.

Rasa frustasi dan deperesi korban perang hingga tekanan emosional yang menganggu mental sudah menjadi makanan sehari-hari. Benar0benar sebuah penggambaran yang sangat nyata untuk ukuran sebuah video game.

Menumbuhkan Sisi Kemanusiaan

Dalam kondisi perang, kamu akan diberi dua pilihan antara berjuang sendiri atau berjuang bersama dengan korban perang lainnya. Pada saat itulah sisi kemanusiaanmu akan diuji. Saat perang uang sudah tidak ada artinya lagi. Jangankan mencari uang, memikirkan bagaimana esok hari masih bisa hidup saja sudah sangat sulit.

Di game ini tidak akan melulu berkutat tentang karaktermu saja, namun akan ada interaksi sosial dengan korban perang lainnya. Kamu lantas akan belajar tentang kemanusiaan, apakah kamu tega mencuri makanan dari orang yang sedang sakit keras? Apakah kamu memilih kabur atau menolong seorang gadis kecil yang terperangkap? Sisi kemanusiaanmu akan terlihat di sini.

This War of Mine dimasukkan dalam kurikulum Polandia

Masalah modern memiliki penyelesaian yang modern. Pemerintah Polandia sepertinya memiliki sudut pandang yang berbeda di bidang Pendidikan. Dikutip dari salah satu media Polandia, negara ini menjadi negara pertama yang menjadikan game sebagai kurikulum resmi.

Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki mengatakan bahwa dengan video game, generasi muda akan lebih mudah dalam membayangkan sesuatu layakanya membaca buku. Dengan game pula bisa memperluas imajinasi mereka.

Karena game ini seputar peperangan, tentunya hanya dikhususkan untuk umur 18 ke atas atau SMA kalau di Indonesia. Tentunya hal ini merupakan kebijakan yang sangat tepat mengingat anak usia SMP ke bawah masih labil dalam mengambil keputusan.

“In war, not everyone is a soldier” -This War of Mine

Pada akhirnya, saya sepakat bahwa This War of Mine adalah sebuah game dengan cerita yang penuh pelajaran. Saya sangat ingin melihat Pendidikan di Indonesia melakukan hal serupa, yakni memanfaatkan game sebagai media pembelajaraan. Karena di luar sana sebenarnya masih banyak lagi game-game yang cocok untuk diambil pelajarannya.

Tentunya game yang dipilih bukan game kompetitif, melainkan game single player penuh cerita dan makna yang memiliki banyak manfaat untuk pelajar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *