Gardenscapes: Konsep Bagus tapi Gagal dalam Eksekusi

gardenspace review

Game mobile dengan genre match-3 tentu sangat banyak dan populer. Walaupun tidak populer di kalangan core gamer, cukup banyak casual gamer menyukai permainan yang relaks ini.

Salah satu game yang menarik dibahas dalam genre ini adalah Gardenscapes, sebuah game yang rilis pada 2016.

Beli Voucher Google Play termurah hanya di itemku. Udah hemat, gampang, cepat pula! Klik di sini untuk mulai belanja.

Game yang satu ini berusaha memadukan game match 3 dengan story mode RPG. Jadi kamu yang bermain akan memainkan skenario tertentu yang hasilnya tergantung dari permainan match 3 kamu. Jika berhasil, story akan progress dan mungkin membuka cerita baru.

Game yang satu ini berusaha memadukan game match 3 dengan story mode RPG.

Tapi jika gagal, story bisa tertutup dan mengarah ke tempat lainnya. Tentu hal ini sepertinya merupakah hal unik yang menyenangkan. Namun di sisi lain, eksekusi dalam game ini kurang begitu bagus.

Saya coba memberikan review singkat terkait Gardenscapes ini.

game buah gardenscapes

Gardenscapes Gagal Memberikan Sensasi Cerita Berlanjut

Aplikasi cerita dalam game ini bisa dibilang sangat minimalis. Player yang tergoda dengan trailer yang menunjukan cerita dan konsekuensi dari gaga match 3 pasti akan kecewa setelah main.

Untuk game match 3 yang memiliki progress cerita baik dan lebih interaktif, kamu bisa coba Honey Pot.

Game yang ini memang memiliki rating dewasa dengan topik yang rique, tapi aplikasi cerita dan juga interaksi karakternya jauh lebih baik daripada Gardenscapes ini.

Beberapa Update Terakhir Membuat Level Match 3 Berbayar

Dari beberapa bahasan review terlihat bahwa game ini mulai menjadi mata duitan. Beberapa level yang sebelumnya sulit tapi adil, berubah menjadi level yang membutuhkan bonus premium untuk dapat diselesaikan.

Currency premium memang bisa didapatkan gratis dan ditampung di sini, tapi level yang memaksa player menggunakan cheat seperti ini tentu tidak seharusnya dilakukan.

Memiliki Fitur Komunitas yang Kurang Dipakai

Di game ini kamu juga bisa masukan akun Facebook dan membuat teman kamu sebagai tetangga. Tentu saja, hal ini membuat interaksi dan komunitas game bisa berkembang.

Sayangnya, interaksi yang diberikan antara tetangga ini sangat minimal. Kamu yang ingin chat ataupun melakukan sesuatu bersama tidak akan mendapatkan apa – apa.

Interaksi pada teman ini hanya memberikan bonus tertentu seperti berinteraksi dengan NPC. Hal yang menyesalkan lagi, tetangga ini harusnya bisa mempengaruhi story.

Jika dibandingkan dengan game Animal Crossing, tentu peran tetangga bisa jadi penting. Tapi sayangnya, tetangga di game ini, hanya seperti hiasan semata.

bapak tukang kebun gardenscapes

Masih Ada Kesempatan Diperbaiki

Walaupun memiliki banyak kekurangan ini, untungnya game ini masih bisa dikembangkan ke arah yang benar.

Mulai dari memperbaiki story dan pilihan sampai pada gameplay match 3 agar tidak terlalu manipulative.

Membuat level yang harus menggunakan premium harus dikembalikan semula agar tidak memaksa player mengeluarkan uang. 

Selain itu, banyak orang yang bermain game Gardenscapes ini berharap mendapatkan kualitas percakapan dan interaksi yang lebih baik.

Tentu interaksi yang ada sudah cukup, tapi perbandingan match 3 dengan porsi ceritanya sangat berat sebelah. Karena hal ini, banyak player yang menjadi tidak puas.

Untuk masalah komunitas, jika teman tidak bisa digunakan untuk hal lain selain tetangga NPC, lebih baik dihilangkan.

Hal ini hanya akan membuat player terasa janggal karena tidak bisa berinteraksi dengan bebas seperti yang dibayangkan.

Mudah-mudahan pihak Playrix sebagai developer bisa mengembangkan game ini menjadi fan favorit. Banyak player yang puas dengan match 3 yang disediakan tapi merasa ada yang kurang dari segi progress cerita game-nya.

Jika ingin mencoba sendiri, Gardenscapes bisa kamu download gratis dari Google Play.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *