#Drive: Game Berkendara (bukan Balapan) yang Cantik

Di akhir pekan ini, mari coba main #Drive, sebuah game balapan yang cantik dan seru. Tidak suka game mobil? Bukan masalah!
screenshot_promo
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Waktu itu saya sedang iseng membuka Play Store. Di deretan paling atas, kalau tidak salah game-game baru yang direkomendasikan, saya melihat #Drive.

Melihat ikon game ini dan screenshot yang digunakan, saya tidak ragu untuk segera mengunduhnya. Saya memang sangat menyukai game dengan gaya low-poly seperti ini. Mengingatkan saya pada game balapan bernama Horizon Chase.

Tapi, tidak seperti Horizon Chase, kamu tidak punya kuasa atas pedal gas dan rem di #Drive. Kamu cuma bisa bikin mobil kamu belok ke arah kanan dan kiri dengan menyentuh layar.

Bukan game balapan

Tidak seperti Horizon Chase pula, #Drive bukanlah game balapan. Sesuai namanya, di sini tugas kamu hanya berkendara dari lokasi A ke lokasi-lokasi berikutnya.

Premis #Drive sederhana saja: Berkendara sejauh mungkin. Semakin jauh perjalanan, semakin banyak poin (disebut Caps alias tutup botol) yang kamu dapat.

Sepanjang perjalanan, kamu akan bertemu mobil-mobil lain yang berperan sebagai rintangan. Menabrak mobil lain akan otomatis membuatmu kalah, dan menabrak rintangan selain mobil akan mengisi meteran damage mobilmu. Jika sudah penuh, kamu kalah. Kamu juga bisa kalah jika kehabisan bensin.

Baca juga:  Sambut Halloween dengan 7 Game Horor Terseram di Android

Tenang saja, di sepanjang jalan kamu akan menemukan bengkel dan pom bensin untuk memperpanjang napas. Tapi, karena letaknya ada di pinggir jalan, memasuki keduanya tidak akan semudah itu. Karenanya, kamu harus jeli melihat posisi mereka dan segera belok di saat yang tepat.

game drive
Gambar: Pixel Perfect Dude

Tidak hanya itu, game ini juga menawarkan rintangan lain berupa polisi. Ya, di #Drive, pihak berwajib bakal mengejar saat kamu melintas di depan mereka.

Jika pada akhirnya kamu kalah, entah karena habis bensin atau alasan lain, kamu bisa meningkatkan performa mobil dengan membeli spare part—atau malah mobil baru yang lebih bagus. Pembayaran dilakukan dengan Caps yang kamu sudah kamu kumpulkan selama bermain.

Omong-omong soal mobil baru, koleksi mobil di #Drive adalah daya tarik tersendiri. Masing-masing mobil punya nama yang lucu seperti Panda Police dan The Mouth Breather dan dimasukkan ke dalam kategori seperti Mini, Dirt, atau Speed. Desain mobilnya tidak istimewa, namun charming.

Kesulitan bermain? Tenang, kamu bisa mengambil berbagai jenis power-up yang sangat membantu, seperti Bulldozer yang membuat mobilmu mampu menghancurkan segala rintangan (termasuk mobil) atau No Traffic yang mampu mengosongkan jalanan.

Baca juga:  Progressbar95, Bertualang di Desktop Lewat Smartphone

Tidak membosankan, tapi tidak sempurna

Pengembang #Drive, Pixel Perfect Dude, memberi game ini tagline An Endless Driving Game. Yap, tidak ada garis finish atau ujung jalan apapun di sini. Bosan? Mungkin iya, tapi hal itu akan tertutup oleh lokasi-lokasi cantik yang kamu lewati sepanjang permainan (termasuk planet Mars!).

Selain itu, sewaktu-waktu kamu juga akan mendengar celetukan dari sang supir. Jika kamu hampir menabrak, misalnya, ia akan bilang “Hampir saja,” (tentu dalam bahasa Inggris) dan sebagainya. Fitur ini mirip dengan (lagi-lagi) Horizon Chase, meskipun di game itu yang keluar hanyalah tulisan.

#Drive adalah game gratis yang menggunakan iklan sebagai salah satu monetisasinya. Kamu juga tidak wajib menonton iklan, karena ia hanya muncul sebagai opsi untuk mendapat ‘nyawa’ tambahan saat kamu kalah. Jika memang tidak suka iklan, kamu bisa membayar sejumlah uang untuk menghilangkannya.

Baca juga:  Apa Itu Steam?

Saat ulasan ini dibuat, harga untuk menghilangkan iklan adalah Rp49 ribu (sebelum pajak). Kamu juga punya pilihan untuk meniadakan iklan sekaligus membuka semua mobil dan trek dengan membayar dua kali lipatnya. Oh ya, kamu juga bisa membeli Caps jika malas grinding.

Secara keseluruhan, #Drive adalah game yang bagus meski bukan tanpa cela. Saat pertama memainkannya, saya langsung punya ekspektasi bahwa game ini bisa dikendalikan dengan akselerometer (hanya perlu menggoyang-goyangkan ponsel). Ternyata ekspektasi saya ketinggian.

Ia juga masih belum bisa menggeser Dr. Driving sebagai driving game favorit saya di Android. Selain kontrol yang terbatas (di Dr. Driving kita bisa mengontrol stirnya langsung), #Drive juga cuma punya satu mode permainan. Semoga ini bisa ditingkatkan di pembaruan-pembaruan berikutnya.

Kekurangan lainnya? Namanya yang kembar dengan aplikasi Google Drive bikin game ini susah ditemukan di pasar aplikasi, hehe.

#Drive bisa diunduh di Play Store dan Apple App Store.