Crunch, Kultur Kerja Lembur yang Kerap Diterapkan Studio Game

Demi mengejar tenggat yang kian mendekat, banyak studio game menerapkan jam tambahan alias lembur bagi para pekerjanya. Inilah crunch.
confused businessman checking time on wristwatch
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Demi mengejar tenggat yang kian mendekat, banyak studio game menerapkan jam tambahan alias lembur bagi para pekerjanya. Beberapa mendapat tambahan 50 jam seminggu, sebagian lagi bahkan 70 jam.

Hal demikian biasanya mereka berlakukan tatkala masih banyak aspek-aspek yang mesti dibenahi pada sebuah judul game. Di sisi lain, tanggal perilisan sudah sangat mepet.

Jelas saja itu bukan kultur kerja yang sehat. Namun, hal demikian ternyata adalah sesuatu yang sangat biasa di industri game. Dunia game mengenalnya dengan sebutan ‘crunch’.

Melalui artikelnya di ReporterTommy Delp menjelaskan bahwa para pekerja sering kali tak memikirkan imbalan atau bonus dari perusahaan. Sejumlah hal yang menjadi motivasi, uniknya, adalah hasrat mereka itu sendiri.

Baca juga:  Deretan Game Terbaru yang Akan Rilis November 2020
photo of person typing on computer keyboard
Photo by Soumil Kumar on Pexels.com

Walau begitu, tak sedikit perusahaan yang memang menyediakan uang tambahan untuk jam-jam kerja tiap pegawai yang bertambah. Kita toleh CD Projekt Red (CDPR) yang baru-baru ini juga menerapkan ‘crunch’.

Kisahnya, CDPR tengah menggarap proyek game baru bernama Cyberpunk 2077. Ini game yang mereka adaptasi dari game Cyberpunk yang rilis pertama kali pada 1988 silam.

Game itu mestinya rilis pada April, tetapi terpaksa mereka tunda hingga 17 September. Mendekati waktu tersebut, penundaan kembali dilakukan, yakni hingga 19 November karena ada sejumlah perbaikan.

Nah, CDPR enggan perbaikan tersebut berjalan terlampau lama sebab berpotensi bikin tanggal rilis kembali berubah. Alhasil, mereka menerapkan ‘crunch’ dan menjanjikan bonus untuk mereka yang terlibat dalam pengembangan game itu.

Baca juga:  Seperti Politik, Ingkar Janji Juga Terjadi di Dunia Game

“Enam pekan terakhir jadi upaya terakhir kami dalam merampungkan proyek ini, proyek terlama yang pernah kami garap,” kata Kepala Studio CDPR, Adam Badowski, baru-baru ini.