Agar Bermain Game Tak Jadi Aktivitas yang Merusak Mata

Ini penting sebab selama pandemi, sebagian dari kita punya kesibukan lain yang memaksa untuk sering menatap layar.
Bermain game
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Pandemi memaksa kita tak bisa ke mana-mana. Lantas, yang terjadi berikutnya adalah pelonjakan aktivitas besar-besaran di dalam rumah. Beberapa orang jadi hobi memasak. Sebagian lagi rutin menonton film di layanan streaming.

Juga satu lagi: Bermain game. Berdasarkan penelitian lembaga riset DFC Intelligence, sebanyak 3,1 miliar orang tercatat aktif bermain game selama pandemi. Sekitar 40 persen responden tersebut terdiri dari berbagai negara yang mewakili lima benua.

Angka itu jadi bukti bahwa main game memang salah satu opsi paling sip untuk mengisi hari-hari selama berada di rumah. Namun, kita mesti lebih berhati-hati karena bermain game dapat berakibat buruk terhadap kesehatan, termasuk mata.

Baca juga:  Bagaimana Gamer Tunanetra Bermain Game?

Coaching For Geeks memberi sejumlah tips agar mata kita tetap terjaga kesehatannya saat main game. Apa saja?

Belilah Monitor yang Tepat

Ini mungkin berlebihan. Tapi jika kamu memang berencana menjadikan game sebagai hiburan utama selama di rumah, tak ada salahnya membeli monitor dengan berbagai konfigurasi khusus. Misalnya dapat mengurangi cahaya biru yang memang berpotensi merusak mata.

Jangan Terlalu Dekat dengan Layar

Penting bagi kita untuk menjaga jarak dengan layar, terutama saat bermain game dengan durasi yang panjang. Selain itu, kita juga mesti sering-sering mengalihkan pandangan dari layar untuk menyegarkan mata. Aturan umumnya adalah 20–20–20: Alihkan pandangan ke sesuatu berjarak 20 kaki (6 meter) selama 20 detik setiap 20 menit.

Baca juga:  Bagaimana Gamer Tunanetra Bermain Game?

Sesuaikan Pencahayaan

Layar dengan cahaya yang terlalu terang dapat mengganggu kesehatan mata. Untungnya, hampir semua layar pada monitor laptop, televisi, maupun smartphone masa sekarang memungkinkan kita untuk mengatur tingkat pencahayaannya. Kamu juga bisa mengatur cahaya di dalam ruangan tempat bermain game.

Istirahat yang Cukup

Beberapa game butuh waktu yang terbilang panjang untuk ditamatkan. Dengan begitu, yang lantas kita lakukan adalah mengatur jeda yang tepat alias sebisa mungkin beristirahat. Ini perkara penting sebab bermain game juga melibatkan aktivitas fisik, termasuk mata.

Selama pandemi, sebagian dari kita punya kesibukan lain yang memaksa untuk sering menatap layar. Akan jadi masalah jika hal tersebut dibarengi dengan kebiasaan main game yang buruk. So, ada baiknya kamu memerhatikan hal-hal di atas. Ini untuk kesehatan matamu, lho!

Rekomendasi